img

PERISTIWA | Tue, 22 January 2019

Samarinda efisiensikan penggunaan plastik

Hampir setiap orang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Ya, memang plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik. Sifat-sifat bahan plastik inilah yang membuatnya sulit tergantikan dengan bahan lainnya untuk berbagai aplikasi khususnya dalam kehidupan sehari-hari mulai dari kemasan makanan, alat-alat rumah tangga, mainan anak, elektronik sampai dengan komponen otomotif. Peningkatan penggunaan bahan plastik ini mengakibatkan peningkatan produksi sampah plastik dari tahun ke tahun. Sebagai gambaran konsumsi plastik di Indonesia mencapai 10 kg perkapita pertahun, sehingga dapat diprediksikan sebesar itulah sampah plastik yang dihasilkan.

Dikarenakan hal itu lah Samarinda mulai melakukan kegiatan efisiensi penggunaan plastik di kota tepian. Dimulai dengan tidak diperbolehkannya mini market memberikan kantung plastik dalam setiap aktivitas belanja konsumen. Kegiatan yang berlangsung senin, 21 januari 2019 bertempat di atrium big mall samarinda ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Tidak lepas hadir pula para pelaku usaha retail. Berdasarkan peraturan walikota no.01 th.2019 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik ini disambut baik oleh para penggiat lingkungan. Masyarakat juga siap mendukung program positif ini guna melestarikan lingkungan dari dampak buruk plastik. Semoga peraturan ini memberikan dampak positif bagi banyak pihak dan membuat kota Samarinda semakin lebih baik

Do you like the information above?

Latest content