img

  KM. 65 Jl. Soekarno Hatta

PERISTIWA | Mon, 21 May 2018

Waspada Jalur Mudik Balikpapan - Samarinda

Mudik, keunikan tersendiri bagi muslim di Indonesia tanpa terkecuali. Berkumpul bersama keluarga di kampung untuk merayakan Idul Fitri.

Arus mudik terjadi pada H-7 lebaran, dan banyak pemudik yang memilih menggunakan moda transportasi darat. Hal tersebut biasanya direspon oleh Pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat (pemudik) dengan melakukan pembenahan atau perbaikan jalan. Agar resiko dan musibah selama arus mudik ataupun balik dapat ditekan seminim mungkin.

Jl. Soekarno-Hatta yang berada sepanjang jalur Balikpapan - Samboja - Loa Janan dan Samarinda merupakan salah satu jalur mudik yang umumnya ramai menjelang lebaran.

Namun, pemudik harus waspada terutama jika melakukan perjalanan pada malam hari. Terpantau terdapat 4 titik terjadinya jalan longsor yang memakan setengah badan jalan, antara lain KM. 57, KM, 58, KM. 65 dan KM.85.

Terlebih lagi jalur Bukit Soeharto masyarakat menyebutnya merupakan jalur yang cukup rawan, karena jalan berkelok, menanjak dan menurun. Selain jalan longsor tersebut juga banyak jalan-jalan siluman (jalan bergelombang) dan berlubang yang banyak terdapat di Jl. Soekarno - Hatta.

Medan yang asing, faktor lelah dan rendahnya kewaspadaan dapat menjadikan tingkat kecerobohan kita meningkat dan menyebabkan kecelakaan pada diri kita sendiri ataupun orang lain. Selalu waspada, siapkan diri, fisik dan kendaraan untuk mudik aman dan nyaman, agar dapat berkumpul dan merasakan kehangatan keluarga di hari yang fitri. Insya Allah

Foto Terkait

Do you like the information above?

Latest content