NewsBMB Sat, 16 May 2020
WISATA BOGA

Buras (Makanan Khas Lebaran Edisi 2)

img

Buras atau Burasa sumber karbohidrat lainnya yang biasa tersaji di Hari Raya Idul Fitri. Mirip seperti ketupat, sama-sama terbungkus dengan daun, namun ketupat menggunakan daun kelapa dan buras menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya.

Bentuknya persegi panjang dan pipih, biasanya diikat dengan tali rafia. Dalam satu ikatan, terdiri dari dua buah buras yang ditumpuk.

Buras atau Burasa memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan Ketupat dan tentunya aroma yang lebih wangi. Dikarenakan dalam proses memasak menggunakan santan. Proses pemberian santan ini juga dilakukan saat merebus beras hingga setengah matang. Kemudian beras setengah matang tadi dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang.

Proses memasak ini yang menjadikan Buras atau Burasa menjadi lebih gurih, wangi dan lembut dibandikan lontong ataupun ketupat.

Lebaran segera tiba, maka tidak sabar rasanya menikmati Buras dengan warna luarnya yang sedikit hijau oleh daun pisang dan dalamnya berwarna putih. Disajikan bersama Gulai Ayam, Abon Udang ataupun dimakan tanpa lauk, karena memang rasanya sudah gurih karena bahan andalan berupa santan. Wajar kiranya Buras atau Burasa menjadi makanan favorit masyarakat Sulawesi dan juga di Kalimantan. (adr) 

Buras kulinerlebaran Ramadhan Berkah Samboja