NewsBMB Fri, 15 May 2020
WISATA BOGA

KETUPAT (MAKANAN KHAS LEBARAN EDISI 1)

img

Beberapa hari kedepan kita akan menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri atau biasa disebut dengan Lebaran. Indonesia tentunya punya keunikan tersendiri untuk merayakan Hari Kemenangan Umat Islam, selain Mudik, Kue Lebaran tentunya makanan khas menjadi sajian yang dinantikan saat berkumpul bersama keluarga dan berbagi keceriaan.

Edisi pertama ini Ketupat atau Kupat menjadi pilihan pertama dalam sajian khas lebaran yang dinantikan bersama keluarga. Menjadi teman bersantap Opor, Soto Banjar, Coto Makassar atauapun Semur. Ketupat berasal dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa dan berbentuk persegi, medio Tahun 1990 hingga awal 2000, mengayam ketupat masih dikerjakan bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga. Namun, seiring berjalannya waktu, Pasar Tradisional dan orang mulai menjajakan Anyaman Ketupat, sehingga lebih praktis namun kebersamaan mengayam ketupat bersama keluargapun harus dikorbankan, apalagi jika tak lama bertemu dan anggota keluarga melaksanakan mudik berkumpul di rumah orang tua.

Ketupat pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga dan memiliki makna tersendiri. Ketupat/Kupat dipercaya adalah kependekan dari "ngaku lepat" dalam bahasa Jawa yang artinya mengaku bersalah. Karena pada saat Lebaran atau Idul Fitri, orang akan saling bermaafan sehingga Ketupat menjadi representasi kembali suci di Idul Fitri dan saling memaafkan. Selain "ngaku lepat" Ketupat atau Kupat diartikan sebagai laku papat yang artinya empat perilaku, antara lain "Lebaran (telah usai), Luberan (limpahan berkah untuk bersedekah), Leburan (terhapus dosa) dan Laburan (suci dan jernih karena telah menahan hawa nafsu selama 1 bulan penuh di Bulan Ramadhan dan meraih kemenangan di Hari Idul Fitri).

Kondisi lebaran yang beririsan dengan Pandemi Covid-19 ini, mengharuskan kita menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, menjaga jarak serta semoga kita tetap dapat memaknai lebaran dengan penuh kekhidmatan tanpa mengurangi esensi dari Lebaran itu sendiri walau Pandemi sedang melanda Dunia. Insya Allah. (adr)

 

 

Samboja kulinerlebaran Ketupat